Minggu, 08 Juni 2014

geografi : cara mengukur mortalitas / kematian penduduk


TUGAS III CARA MENGUKUR DAN KLASIFIKASI MORTALITAS CARA MENGUKUR KEMATIAN ( MORTALITAS ) 


     Angka kematian dibedakan menjadi tiga macam yaitu angka kematian kasar, angka kematian khusus, dan angka kematian bayi.

1. Crude Death Rate (CDR) Tingkat kematian kasar adalah jumlah kematian penduduk tiap 1000 orang dalam waktu setahun. Rumus: CDR=D/Px1.000 Keterangan : D=jumlah seluruh kematian P=jumlah penduduk pada pertengahan tahun 1.000=bilangan konstanta Tingkat kematian ini dapat digolongkan dalam kriteria sebagai berikut: > 18 Tinggi 14-18 Sedang 9-13 Rendah

2. Age Spesific Death Rate (ASDR) / Angka Kematian Khusus Tingkat kematian menurut kelompok umur tertentu atau ASDR adalah banyaknya kematian yang terjadi pada penduduk dalam kelompok umur tertentu per 1000 penduduk. Rumus: ASDR=Di/Pix1000 Keterangan: Bi= banyaknya kematian dalam kelompok umur tertentu selama setahun Pfi= banyaknya penduduk dalam kelompok umur tertentu yang sama pada pertengahan tahun. 1.000= bilangan konstanta Klasifikasi angka kematian Khusus
• Angka kematian rendah, apabila kematian kurang dari 10 kematian
• Angka kematian sedang, apabila kematian antara 10 dan 20 kematian
• Angka kematian tinggi, apabila keamatian lebih dari 20 kematian

3. Infant Mortality Rate ( IMR) / Angka Kematian Bayi Tingkat kematian bayi adalah banyaknya kematian bayi (sebelum umur satu tahun) yang terjadi pada kelahiran per 1000 bayi. Merupakan cara pengukuran yang dipergunakan khusus untuk menentukan tingkat kematian bayi. IMR biasanya dijadikan indikator dalam pengukuran kesejahteraan penduduk. Rumus: IMR=Db/Pbx1.000 Keterangan : D=jumlah kematian bayi sebelum umur satu tahun P=jumlah kelahiran hidup dalam waktu yang sama Kriteria penggolongan tingkat kematian bayi:
 > 125 Sangat Tinggi
 75-125 Tinggi
  35-75 Sedang

sekian artikel sederhana ini saya buat....
semoga bermanfaat :):)
salam semangat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar