Jumat, 09 Oktober 2020

SRB SUMBAR : KEJADIAN PENUH DRAMA KETIKA BERBAGI INOVASI DI SMA N 2 LUBUK SIKAPING

BASI LAJAR : berBAgi inovaSI pembeLAJARan

BASI LAJAR DI SMA N 2 LUBUK SIKAPING


Pada 7 Oktober 2020, Saya bersama 3 orang SRB Sumatera Barat melaksanakan kegiatan berbagi inovasi pembelajaran dengan menggunakan portal rumah belajar fitur kelas maya Si Cidiak Pandai.

Seperti biasa pagi aku awali dengan semangat, 07.50 WIB aku berangkat ke SMA N 2 Lubuk Sikaping dan sampai disana pukul 09.10 WIB. Rencana kegiatan sosialisasi adalah jam 09.00 WIB. Nah itu artinya saya sudah terlambat 10 menit. Karena lokasi SMA ini agak jauh dari jalan raya dan jalannya tanjakan yang relatif tajam juga, saya pun menguhubungi teman SRB yang sudah lebih dahulu sampai ke sekolah tersebut untuk menjemput saya pakai kendaraan roda dua nya, kak Lidra Eti Harahap guru MTK di SMA N 1 Mapat Tunggul. Beliau pun datang untuk menjemput saya di tepai jalan. Ketika jarak kami sudah dekat, kamipun bertegur sapa dan bercandaria. Namun ketika sedang asyik-asyiknya tertawa kak ban motor kak Lidra terpelesat dan beliau terjatuh, sontak saya yang melihatnya langsung syok, gemetar dan berusaha membantu beliau. Alhamdulillah tidak ada luka berarti, tapi kening dan kaki beliau memar dan sedikit mengeluarkan darah.

penulis sedang memberikan materi

Hal itu membuat saya gelisah, teringat selalu bagaimana detik-detik beliau terjatuh, Arghhh Astagfirullahaladzim….. saya mencoba menenangkan diri. Jadi ceritanya Kak lidra yang jatuh, saya yang syok, sedih, khawatir dan tidak bisa tenang. Berulang kali saya istighfar dan Alhamdulillah bisa tenang.


SRB foto bersama Kepala dan majelis Guru SMAN 2 Lubuk Sikaping

Beruntungnya sosialisasi hari itu saya bertugas sebagai pembicara 4, jadi sekitar jam 11.30 WIB barulah saya mulai materi. Nah…ketika saya menyampaikan materi, semua guru mengikutinya dengan antusis, banyak pertanyaan yang terlontar dari masing-masing guru tentunya karena rasa ingin tahu. Saya menjawab dengan baik dan jelas. Tibalah saatnya mensimulasikan cara bagaimana akun Si Cadiak Pandai siswa bergabung dengan akun Guru. Banyak guru yang mau saya cek kelasnya, wahhh ini adalah bagian yang membuktikan bahwa guru-guru di SMA ini hebat dan penuh semangat. Saya pilih bebrapa orang guru, guru terakhir sangat luar biasa antusiasnya, ada satu scene  yang membuat saya dan guru lain tertawa terbahak-bahak, susah sekali berhentinya. Bu guru tersebut berhasil menjadikan ruang kantor jadi semarak, padahal sudah jam istirahat. Jadilah penutupan acaranya bergembira dan ditutup dengan foto bersama.

Nah....di perjalanan pulang ke rumah, ada lagi kejadian di jalan, mobil terjun ke sungai, dan mengharuskan saya dan penumpang bus lainnya menunggu hampir 1 jam, karena jalanan macet total. huahhh, masyaAllah...inilah salah satu pengalaman berharga yang tak bisa ku lupa.

Materi berbagi kami kali ini adalah :

1.     Pengenalan program PembaTIK

2.       Pengenalan fitur Rumah Belajar

3.       Pengenalan dan pembuatan akun guru untuk  kelas Maya Si Cadiak Pandai


https://belajar.kemdikbud.go.id/

MAOTA LAMAK SAHABAT RUMAH BELAJAR SUMATERA BARAT

 

MAOTA LAMAK adalah salah satu inisiatif DRB dan sahabat rumah belajar Sumatera Barat 2020, adapun rangkaian kegiatannya bertujuan untuk sharing ilmu dan pengalaman dari beberapa Duta Rumah Belajar (DRB) sebelumnya yang berasal dari berbagai provinsi yang sengaja di undang ke room zoom. Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat khusunya bagi kami para SRB ini, banyak ilmu baru dan motivasi yang kami peroleh dari kegiatan maota lamak ini.

Sampai 13 Oktober 2020 ini kegiatan Maota Lamak sudah dilaksanakan dua kali. Kegiatan pertama dilaksanakan pada 5 Oktober 2020, dimana pada kesempatan tersebut mengahdirkan DRB Sumatera Barat tahun 2018 dan 2019, DRB Sumatera Utara 2019, DRB jawa Timur 2019, dan DRB Maluku 2019. Banyak sekali ilmu dan pengalaman yang beliau-beliau sampaikan. Sudah barang tentu penulis termotivasi sekali untuk mengikuti jejak-jejak sukses para DRB dibalik kisah haru, suka dan duka nya.

Sedangkan kegiatan maota lamak kedua dilaksanakan pada 8 Oktober 2020 menghadirkan narasumber yang luar biasa yaitu Bapak Deni Ranoptri/ DRB Kalimantan Selatan 2018 dan Bapak Fakhruddin Sujarwo/ DRB Jawa Tengan 2018. Banyak sekali ilmu-ilmu baru yang penulis peroleh dalam acara ini. Kreatif, inspiratif, sambil berkarya sambil berbagi, sambil berdakwah agar nanti bisa menjadi ladang pahala bagi kita di akhirat kelak. Itulah kata-kata bijak yang sempat terlontar dari narasumber yang membuat saya dan para sahabat rumah belajar bersemangat dan termotivasi untuk segera berbagi melalui karya-karya. Dan pesan terkahir dari Narasumber adalah jangan jadikan pekerjaan itu beban, tapi nikmati, jalani, syukuri, tetaplah berkarya dengan prinsip kebermanfaatan, jangan niatkan karya kita sebagai ladang pekerjaan. Utamakan kebermanfaatan nanti yang lainnya mengikut sebagai bonus.

salam hormat guru-guru hebat Nusantara😍😍😍

Rabu, 07 Oktober 2020

BERBAGI INOVASI PEMBELAJARAN DI SMA N 3 SUMATERA BARAT

 

BASI LAJAR : berBAgi inovaSI pembeLAJARan

BASI LAJAR DI SMA N 3 Sumatera Barat


SRB Sumbar foto bersama (Plt) Kepala dan majelis Guru SMA N 3 Sumatera Barat

Pada 5 Oktober 2020, Saya beserta tiga SRB asal Kabupaten Pasaman, kembali mendapat undangan untuk berbagi inovasi pemanfaatan portal Rumah Belajar. Sungguh saya sangat haru mendapat undangan seperti ini, karena sebenarnya saya masih merasa belum banyak ilmu dan pengalaman. Tapi Alhamdulillah dengan tekad dan semangat yang tinggi untuk terus mengembangkan dan meningkatkan potensi diri, saya mendaftarkan diri untuk mengikuti PembaTIK. Saya mencoba mendaftar di gelombang PembaTIK level 1 gelombang 5, tapi tidak berhasil, saya coba lagi 6,7,8,9 juga masih belum berhasil, akhirnya di gelombang 10 saya berhasil. Saya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan antusias. Begitulah sampai akhirnya lolos ke 30 besar peserta PembaTIK level 4, atau yang disebut sebagai Sahabat Rumah Belajar Provinsi Sumatera Barat (SRB).

Berawal dari tagihan tugas yang ada di laman simpatik.kemdikbud.go.id inilah saya mulai berselancar mecoba hal-hal baru yang tentunya sangat bermanfaat. Dari aktivitas itulah akhirnya saya selangkah lebih dahulu mengetahui tentang pemanfaatan portal Rumah Belajar dan juga Si Cadiak Pandainya Sumatera Barat.

SRB foto bersama ( Plt ) Kepala SMA N 1 Sumatera Barat

PembaTIK level 4 temanya adalah berbagi, action plan pun saya rancang. Belum sempat saya mengajukan diri untuk berbagi di beberapa SMA yang saya rencanakan undangan pun bermunculan, ini adalah berkah kolaborasi dari para SRB yang sama-sama berasal dari Pasaman. Kebetulan kami ada empat orang yang belum saling kenal sebelumnya, tetiba bisa jadi akrab dan saling bekerjasama dalam melancarkan aksi berbagi di beberapa sekolah. Kami berencana meskipun kegiatan PembaTIK ini sudah usai, kami tetap melanjutkan aksi berbagi inovasi pembelajaran bagi sekolah-sekolah lainnya.

Kegiatan berbagi inovasi pemanfaatan portal rumah belajar, kelas maya Si Cadiak Pandai yang kami lakukan di SMA N 3 Sumatera Barat di ikuti dengan sanagt antusias oleh  ( Plt) Kepala SMA N 3 Sumatera Barat dan semua majelis Guru nya. Tidak ada kendala berarti yang kami temukan pada kegiatan kali ini. Karena kebetulan majelis guru di SMA ini dominan guru muda, jadi kegiatan sosialisasi yang kami lakukan berjalan lancar dan relatif cepat. Beberapa hal yang dikhawatirkan para guru di SMA ini adalah kendala teknis pada siswa nantinya, karena masih banyak siswa yang belum memilki HP dan ada juga siswa yang tinggal di daerah yang minim sinyal.

 

Belajar Dimana Saja

Kapan Saja

Dengan Siapa Saja

 https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/

Senin, 05 Oktober 2020

APA ITU PEMBATIK?, APA SYARAT MENDAFTAR JADI PESERTA PEMBATIK?, APA MANFAAT PEMBATIK?

APA ITU PEMBATIK??

Lilis Suryani, S.Pd
(Sahabat Rumah Belajar Sumatera Barat 2020)

Hallooo Bapak/Ibu guru hebat Nusantara....😍😍

Saat ini kita berada di zaman 4.0, dimana hamper semua kegiatan berbasis tekhnologi. Hal ini terjadi hamper disemua aspek, aspek ekonomi, sosial, budaya , politik dan pendidikan. Kita fokuskan pada aspek pendidikan, saat ini pendidikan di Indonesia mengacu pada peningkatan kemampuan peserta didik dibidang Teknologi. Jadi diharapkan ketika menyelesaikan studi dimasing-masing jenjang pendidikan, peserta didik selain dibekali dengan kognitif, afektif, psikomotor juga harus memiliki kemampuan dibidang teknologi.

Nah…menyikapi hal tersebut, pusat data dan Informasi (PUSDATIN) Kemdikbud RI mempunyai program untuk seluruh guru-guru di Indonesia dalam mempersiapkan diri mahir dibidang IT. Program tersebut diberi nama PembaTIK (Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi).

PembaTIK merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi (4i leveling).

Berdasarkan pengalaman pribadi penulis, melalui PembaTIK ini kita sebagai guru sedikit banyaknya akan memiliki berbagai skill IT melalui tugas-tugas yang diberikan, kita bisa membuat video pembelajaran, membuat Media Pembelajaran Interaktif (MPI), mendapatkan ilmu-ilmu bermanfaat dari modul dan webinar yang diberikan oleh panitia, saling berbagi ilmu dan pengalaman melalui diskusi di grup dengan guru-guru hebat seluruh Indonesia, dan masiih banyak lagi.

Jadi tunggu apa lagi Bapak/Ibu Guru Hebat Indonesia, pantau terus laman simpatik.belajar.kemdikbud.go.id untuk memperoleh informasi pembukaan level 1,2,3 dan 4. Adapun persyaratan seorang guru bisa mendaftar sebagai peserta pembaTIK adalah :

  1. Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari semua jenjangyang dibuktikan dengan SK PNS yang bersangkutan.
  2. Guru Tetap Yayasan yang dibuktikan dengan SK Pengangkatan dari Yayasan
  3. Guru Honorer di Instansi Pendidikan Pemerintah/Swasta dari semua jenjang yang dibuktikan dengan keputusan dari pimpinan lembaga yang bersangkutan.
  4. Mengajar minimal satu bidang studi disekolahnya (guru mata pelajaran/guru kelas).

Adapun manfaat Mengikuti PembaTIK adalah :

  • Meningkatkan kemampuan TIK sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.
  • Mendapatkan sertifikat pada setiap level dengan skala nasional.
  • Berkesempatan untuk menjadi Sahabat Rumah Belajar dan Duta Rumah Belajar.

Saat ini penulis terpilih menjadi 30 besar peserta PembaTIK level 4 dari provinsi Sumatera Barat, yang diberi sebutan sebagai Sahabat Rumah Belajar. Dimana dilevel 4 ini, para sahabat rumah belajar ditugaskan untuk berbagi inovasi pembelajaran khususnya menggunakan portal rumah belajar . hal ini sesuai dengan tema level 4 PembaTIK yaitu level berbagi.

Semoga semua kegiatan berbagi yang telah penulis dan tim sahabat rumah belajar lakukan menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi semua, amiiin.

 sumber informasi :https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡